Mata Pelaku Film Hollywood Banjiri Pasar Tiongkok

mongkey king

Akhir-akhir ini, ada yang mengatakan bahwa penghasilan Box Office di Tiongkok akan melewati hasil yang diperoleh di Amerika mulai awal tahun 2018.

Jim Rainey, wartawan film senior yang bertugas meliput industri film di Amerika Serikat mengatakan bahwa pasar dunia akan menjadi sesuatu yang luar biasa dan para pembuat film Amerika Serikat harus peduli.

“Dulu, jika kamu membuka film di Amerika Serikat dan itu film bagus di box office, maka hanya itu yang perlu kamu kuatirkan. Tetapi saat ini, terutama film-film besar justru dihasilkan dari pasar dunia,” ujarnya.

Salah satu yang mendapat perhatian dari pengamat industri film di Amerika Serikat adalah film berbiaya besar yang menarik di Tiongkok.

Beberapa film berbiaya besar ternyata hasilnya mengecewakan di pasar Amerika Utara. Tetapi film itu didukung oleh Tiongkok.

Salah satu contohnya adalah film serial Terminator: Genysis yang dibintangi Arnold Schwarzenegger. Film berbiaya 155 juta dolar itu hanya mendapatkan 90 juta di Amerika Serikat. Tetapi di Tiongkok, Genysis mendapatkan lebih dari 100 juta AS dolar.

Tetapi, itu bukan hanya soal penjualan tiket di Tiongkok. Film Hollywood juga terus menerus menggunakan uang Tiongkok untuk mendapatkan kembali proyek baru.

Film terbaru ‘Mission Impossible: Rogue Nation’ didukung oleh perusahaan penjualan online terbesar di Tiongkok yaitu Alibaba.

Jim Rainey mengatakan, ini menyebabkan pembuat film selangkah demi selangkah mencoba melayani pasar Tiongkok.

“Untuk mendapatkan persetujuan dari pemerintah Tiongkok, saya ingin meminta pembuat film Amerika untuk tetap bertahan dengan prinsip mereka dan tidak menyerah. Tetapi jika mereka berfikir bahwa mereka bisa masuk ke pasar Tiongkok dan mereka harus berubah, saya rasa mereka akan merubah isinya,” ujar Jim Rainey.

Sementara itu, pembuat film Tiongkok berharap jika selama ini arus pasar film hanya satu arah, maka ke depannya bisa menjadi dua arah.

Jean Su, salah satu pembuat film Tiongkok menyarankan ketertarikan dan pemahaman mengenai budaya Tiongkok diantara orang-orang di Amerika Utara merupakan hal yang perlu dimanfaatkan.

“Kisah kami alami. Bukan sesuatu yang sengaja dibuat agar terlihat beragam di dalam film sehingga memasukkan orang Asia hanya untuk peran kecil dan hanya mengucapkan satu dua kata. Tidak. Kisah kami berasal dari pengalaman kami,” ujar Jean Su.

Satu film yang memungkinkan untuk mempromosikan budaya Tiongkok ke penonton di Amerika Utara adalah ‘Mongkey King’ 2. Film yang akan dirilis pada awal bulan Februari 2016 itu hasil kerjasama dari perusahaan Tiongkok dan Amerika Serikat yang menggunakan aktor-aktor dari berbagai negara.

 

sumber: chinadaily

Facebooktwittermail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.