SIM Gil Lessang Ditahan karena Ia Mengendarai Mobil dalam Keadaan Mabuk

Gil anggota duo Leessang harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah tertangkap mengendarai mobil dalam keadaan mabuk.

Ini adalah kali keduanya melakukan pelanggaran lalu lintas.

Gil ditemukan polisi sedang tidur di dalam mobilnya yang terparkir di dekat terminal Namsan.

Polisi langsung menguji tingkat alkohol dalam darahnya dan ternyata sudah melewati batas minuman yang ditentukan.

Menurut polisi, kadar alkohol di dalam darahnya mencapai 0,16 persen, lebih tinggi dari batas minimun yakni 0.05 persen.

“Dia cukup mabuk untuk kami menahan surat ijin mengemudinya. Setelah polisi melakukan penyelidikan, kasusnya akan dilimpahkan ke kantor kejaksaan,” ujar wakil dari kepolisian Namdaemun seperti dikutip dari koreaboo.

Apakah Gil akan dituntut atas pelanggaran lalu lintas atau lainnya semuanya tergantung dari hasil penyelidikan polisi.

“Jika ditemukan kesalahan, maka hukumannya akan diumumkan selanjutnya,” lanjut wakil dari kepolisian Namdaemun.

Menurut polisi, saat pertama kali ditemui, Gil membantah mengendarai mobil dalam keadaan mabuk. Menurut Gil, supir pengganti yang membawanya ke lokasi itu.

Tetapi setelah diperiksa polisi di lokasi, Gil akhirnya mengakui kalau ia mengendarai mobil dalam keadaan mabuk dan akhirnya dibawa ke kantor polisi.

Gil kemudian mengungkapkan perasaanya melalui akun Twitter.

“Saya menulis ini karena saya merasa malu dan menyesal. Beberapa hari yang lalu, saya sedang menunggu supir pengganti setelah minum-minum dengan beberapa teman. Selama menunggu, saya merasa ngantuk dan akhirnya ketiduran di mobil,” tulis Gil.

Ia melanjutkan,”Dan di jalur 8, saya memarkir mobil di lintasan keempat dan tertidur. Saat menunggu supir pengganti, seorang polisi mendatangi saya dan membangunkan saya. Ia kemudian memeriksa kadar alkohol dalam darah saya dan menahan surat ijin saya.”
“Ada beberapa berita yang mengatakan kalau saya minta polisi untuk damai tetapi semua itu bohon. Saya katakan kepadanya saya akan mengikuti semua penyelidikan dan dia menyuruh saya pulang. Meskipun itu hanya 1 cm atau 100 km, kenyataan kalau saya memegang kemudi dalam keadaan mabuk, itu tetap salah,” paparnya.

“Meski semua orang akan menunjuk saya seumur hidup, atau meski saya dicaci maki seumur hidup saya atau meski saya dibicarakan orang banyak, saya tidak akan bicara apapun. Saya merasa bersalah dan malu kepada orangtua saya, keluarga, teman, dan para penggemar. Saya benar-benar minta maaf,” ungkap Gil.

Pada bulan Mei 2014, Gil juga pernah mengendarai mobil dalam keadaan mabuk dan surat ijin mengemudinya ditahan.

 

leessang-gil

Facebooktwittermail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.