Foto Kaki CEO Kim yang Digigit Anjing Siwon Diperlihatkan

Keluarga korban yang digigit anjing keluarga Choi Siwon mengeluarkan foto kaki CEO restoran tradisional Korea yang telah meninggal.

CEO bermarga Kim ini digigit oleh Bugsy, nama anjing keluarga Siwon dan meninggal empat hari kemudian karena Sepsis.

Foto itu muncul setelah keluarga Siwon memasukkan hasil pemeriksaan dari rumah sakit yang menyebutkan kalau di mulut Bugsy tidak ditemukan adanya bakteri bacillus pyocyaneus yang menyebabkan terjadinya infeksi Sepsis dan mengakibatkan korban meninggal dunia.

Tetapi, hasil pemeriksaan pihak rumah sakit, bakteri bacillus pyocyaneus ditemukan di darah dan air liur korban yang meninggal.

Selain itu, anjing yang memiliki bakter tersebut bisa dengan mudah diidentifikasi melalui bau dan warna mulut anjing yang sudah terinfeksi bakteri itu.

Hasil dari penelitian menyebutkan bahwa hanya 6 persen bakteri itu ada di mulut anjing.

Namun, keluarga Kim tidak begitu saja percaya dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh keluarga Siwon.

Pasalnya, pemeriksaan itu tidak dilakukan setelah Bugsy menggigit kaki CEO Kim namun beberapa hari setelahnya.

Dan mulut Bugsy menurut keluarga Kim bisa saja dibersihkan oleh keluarga Choi atau dokter hewannya.

Informasi lain yang ditemukan adalah bakteri itu bukan jenis bakteri yang ditemukan pada korban keracunan darah dari rumah sakit.

Bakteri bacillus pyocyaneus yang ditemukan di rumah sakit biasanya memiliki daya tahan tinggi terhadap obat anti bakteri.

Dan bakteri yang ditemukan di tubuh korban memperlihatkan kalau daya tahan bakteri itu sangat rendah.

Sayangnya, korban langsung dikremasi tanpa melalui proses autopsi sesuai saran polisi.

Keluarga Kim sebenarnya tidak ingin memperpanjang masalah ini dan karena polisi mengatakan kalau tubuh korban akan sedikit rusak, keluarga memutuskan untuk tidak melakukannya.

Dikutip dari allkpop, keluarga Kim juga mendengar kalau Bugsy sudah dibuang jauh dan tidak lagi tinggal bersama keluarga Choi.

 

Facebooktwittergoogle_plusmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *