Bunuh Diri dengan Briket Batu Bara Paling Mudah

Jonghyun SHINee menjadi warga Korea Selatan kesekian yang bunuh diri karena tidak mampu mengatasi tekanan.

Berdasarkan surat atau pesan singkat yang ia kirimkan ke kakak perempuannya, terlihat ada kesan Jonghyun bunuh diri karena sudah tidak mampu menahan tekanan yang ia rasakan.

Ia bahkan meminta sang kakak untuk melepaskan pergi dan meyakinkan dirinya bahwa ia sudah bekerja dengan sangat keras selama ini.

Tekanan yang dirasakan Jonghyun juga dirasakan oleh banyak warga Korea Selatan akhir-akhir ini.

Bahkan berdasarkan data yang dikeluarkan Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) pada tahun 2015, jumlah orang yang bunuh diri di Korea Selatan adalah yang paling tinggi.

Jumlahnya dua kali lipat dari Amerika Serikat dan empat kali lipat dari Inggris.

Tingginya tingkat bunuh diri di Korea Selatan ini dipengaruhi oleh tekanan yang dirasakan warganyanya meski negaranya sudah sangat maju.

Tekanan untuk sukses di sekolah, mendapatkan pekerjaan, hubungan sukses, maupun upaya mencapai impian membuat warga Korea Selatan berusaha keras untuk mewujudkannya.

Ada juga yang bunuh diri karena kesulitan keuangan atau masalah dalam kehidupan sehari-hari yang sulit untuk mereka atasi.

Banyak metode yang digunakan untuk bunuh diri tetapi yang paling populer adalah loncat dari gedung tinggi dan menghisao karbon monoksida dari briket batubara.

Menurut South China Morning Post, satu dari empat orang yang bunuh diri menggunakan metode menghisap karbon monoksida yang keluar dari briket batu bara.

Berdasarkan penelitian, penggunaan briket batu bara ini lebih disukai karena mudah didapatkan, tidak membuat pelakunya menderita, dan sangat efektif untuk mengakhiri hidup.

Briket ini mudah sekali didapatkan terutama saat musim dingin.

Kebutuhan briket untuk memanaskan tubuh menjadi tinggi tetapi bagi mereka yang ingin bunuh diri, peluang itu semakin besar dengan ketersediaan briket yang bisa dibeli dengan bebas.

Pemerintah Korea Selatan telah melakukan berbagai langkah untuk mengurangi jumlah warganya yang melakukan bunuh diri.

Salah satunya dengan menempelkan kata-kata motivasi di sepanjang jembatan di Sungai Han yang sering dijadikan tempat untuk bunuh diri.

Kata-kata itu berupa peringatan dan motivasi untuk tidak mudah putus asa dan berusaha tetap hidup dengan orang-orang yang mencintai mereka.

 

Facebooktwittergoogle_plusmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.