PSY Dikritik karena Para Penari di Konsernya Memamerkan Pakaian Dalam dan Melakukan Gerakan Tak Senonoh

Konser penyanyi Psy dikritik publik karena memamerkan gerakan seksual.

Kritikan ini setelah para penari wanita melakukan pertarungan tarian dengan penari pria di konser Psy.

Selama segmen itu, para penari wanita tiba-tiba membuka kemejanya dan memperlihatkan pakaian dalam berwarna hitam.

Para penari pun menari dengan sangat seksi di atas panggung.

Tidak hanya penari wanita, para penari pria pun menunjukkan gerakan-gerakan yang tidak senonoh dan juga membuka baju di atas panggung.

Warganet mengklaim kalau konser Psy menggunakan wanita sebagai objek tidak senonoh dan dipamerkan di wilayah umum.

“Kenapa mereka menari seperti itu di depan banyak orang. Mereka bahkan tidak menganggap wanita sebagai manusia,” tulis seorang warganet dilansir koreaboo.

“Saya sangat terkejut melihat foto (mereka menari). Jika kamu tidak tahu kalau itu sebuah penampilan di konser, kamu akan menganggapnya sebagai foto porno,” tambah warganet lainnya.

Kemudian ada juga yang mengatakan,”Kenapa mereka menari dengan sangat provokatif seperti itu? Kamu katakan ini bukan video lama tetapi baru saja terjadi?”

“Bukankah konser itu boleh ditonton hanya untuk orang yang usianya minimal 36 tahun? Wooww…..,” ujar seorang warganet.

Namun ada juga warganet yang membela konser Psy.

“Saya seorang wanita: Jika kamu berfikir itu adalah masalah, bagaimana kamu melihat Moulin Rouge atau Can Can? Ada kode seksi di semua budaya. Bagaimana kamu bisa hidup jika kamu merasa tidak nyaman dengan segal hal?” tulis seorang warganet.

“Bukankah para penari memakai pakaian itu karena mereka inginkan bukan? Kenapa kamu menyerang Psy?” bela seorang warganet.

Hingga kini Psy belum memberikan komentar mengenai pertentangan ini tetapi ia sukses menyelesaikan konser akhir tahunnya.

Facebooktwittermail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.